30 October 2011


Photo. hildanurina.wordpres
Aku baru saja bangun tidur ketika aku mendengar ibu sedang berbicara dengan seseorang. Sepagi ini? Bicara dengan siapa ibu? Tanyaku dalam hati. Samar-samar kudengar ibu menyebut-nyebut ‘Mas’. Rupanya ibu sedang berbicara dengan kakakku yang sepertinya amat beliau rindukan. Sudah sebulan ini, hampir setiap hari ibu meneleponnya, meminta kakakku pulang barang sebentar. Rasanya hampir mirip merengek. Dan pagi ini, sepertinya juga begitu.

29 October 2011


Photo. yessiprasetio.blogspot.com
Siapa yang menjamin malam ini bukan malam terakhir kamu bertemu dengan seseorang yang kamu sayangi?

Siapa yang menjamin malam ini bukan malam terakhir kamu mendengar suara kedua orangtuamu?

28 October 2011

Hari ini 28 Oktober. Hari Sumpah Pemuda. Masih ingat kan kalian?

28 Oktober. Hari Sumpah Pemuda. Semoga semua pemuda Indonesia benar-benar masih bangga dengan tanah air mereka tercinta. Semoga mereka mau  menjaga dan melindungi tanah Indonesia ini. Bukan sebaliknya. Merusak, membakar, menebang, mencuri, atau menguras habis kekayaannya.

24 October 2011

Malam ini aku mengenal seorang perempuan yang berwajah cantik, berkulit putih, berperawakan mungil, imut, yang kukira kelahiran 1988 atau mungkin 1989. Tapi ternyata, dia adalah perempuan kelahiran 1983 dengan dua putri. Panggil saja dia mbak cantik.

19 October 2011


Foto:
Hari ini di tempat kerja saya yang baru, saya menemui sebuah kejanggalan.

Waktu sudah menunjukkan pukul 3.48 sore ketika atasannya dipanggil ke atas oleh Pak Bos. Kemudian, dia turun dan membawa 6 cangkir kosong di atas nampan yang akan digunakan untuk membuat minuman.

Lhoh, ada apa?” Tanya saya dalam hati. Melirik curiga.

17 October 2011

Aku pernah bertemu dengannya. Sekali, dua kali. Sekilas. Tak mengesankan apa-apa. Dia tidak cantik, tidak pintar, hanya baik, sopan, dan dekat dengan Tuhan. Itu pun kata teman-temanku yang pernah satu kelas mata kuliah dengannya, dan kutangkap dari cara dia berterimakasih ketika aku tak sengaja menahannya saat akan jatuh.

14 October 2011


Siang ini, saya melihat sebuah kegiatan yang sudah sangat amat klasik. Saya sering nonton di siaran berita televisi, atau mungkin dengar dari berita radio. Kalian pasti juga pernah. Gerombolan orang berseragam, dengan mengendarai truk-truk besar, kemudian turun ke jalan, menghampiri lapak-lapak dagangan yang sudah berdiri kokoh, lalu membongkar paksa dan mengeluarkan semua isinya.

12 October 2011

Dear You,

Apa kabar hari ini? Semoga kamu baik-baik saja, dan akan selalu begitu sampai seterusnya. Hmmm, oh iya, aku baru ingat kalau hari ini kamu ulang tahun, kan? Boleh aku tahu yang keberapa? Aku lupa tahun kelahiranmu, jadi aku tidak bisa menghitung berapa umurmu sekarang. Hmmm, kalau tidak salah selisih umur kita 5 tahun, ya? Atau mungkin selisih 7 tahun? Atau selisih 6 tahun? Sepertinya kita selisih 6 tahun. Ah, entahlah. Akhir-akhir ini ingatanku benar-benar payah, mengingat tahun lahirmu saja aku tidak bisa.

10 October 2011

Siang ini, saya membaca sebuah posting dari blog seorang kawan. Ketika mambaca paragraf pertama, saya merasa baik-baik saja dengan. Tapi, semakin lama saya membaca, semakin panjang pargarf yang saya baca, tiba-tiba tanpa terasa saya menangis. Saya juga nggak tau kenapa. Tapi ada rasa yang ikut bergejolak, perasaan saya ikut terbawa mengalir dalam paragraf demi paragraf.

09 October 2011

Kamu yang berada di sana. Entah berada dalam jarak berapa kilometer dari tempatku berpijak. Tahukah kamu tentang rasa? Rasa yang selalu membuat hariku benar-benar penuh rasa. Kamu tahu tentang rasa itu? Mungkin tidak semua hati mengartikan rasa dengan kalimat yang sama. Mungkin tidak semua hati mengatakan rasa dengan bahasa yang sama. Kamu tahu?

Bagiku…

08 October 2011

Kita semua (manusia) pasti pernah merasa sedih, merasa sendiri, merasa ditinggalkan, merasa kecewa, merasa marah, merasa takut, merasa buntu, merasa berada dalam kotak hitam pekat tanpa celah sedikit pun, merasa dihantam batu paling besar, kemudian dihempaskan jauh dari peradaban, merasa berada di tengah gurun pasir yang amat panas, tanpa seorang teman pun, atau merasa apapun itu namanya. Saya hanya ingin mengatakan, kita pasti pernah berada dalam masalah yang kemudian membuat kita merasa seperti berada dalam situasi yang saya sebutkan di atas.

What will you do when you feel the time gets so hard?

06 October 2011

Berlama-lama nggak nge-blog itu rasanya seperti berada dalam kotak tanpa jalan keluar.

Kok Gitu?

Karena saya tidak akan menuangkan apa-apa ke dalam bentuk apa-apa, saya nggak akan mengolah apa-apa untuk apa-apa, dan saya nggak akan memutar otak mencari apa-apa yang pas untuk merangkai apa-apa. Alhasil kalau mau mulai menulis lagi pasti macet. Saya akan bersikap seperti orang autis. Berdiam diri di depan layar komputer dengan Microsoft word yang kertasnya masih kosong putih bersih, bingung mencari kata apa yang pas untuk memulai, kemudian kalau sudah terlalu lama begitu, akhirnya saya putuskan untuk nge-game dulu. Karena asiknya nge-game, jadi lupa dengan niat ingin menulis. Dan……. Saya sering lho mengalami hal seperti itu.

05 October 2011



Hari ini, saya mendapati sesuatu yang berharga pastinya buat saya.

Hmmm, what is it?

04 October 2011

Curhatttttt!!!

Saya nulis ini ketika sedang grogi. Saya sedang ada interview kerja. Ini sedang nunggu giliran. Tapi mau praktek dulu.

Tau prakteknya apa?
Ngajar anak-anak. I love kids. But, saya suka grogi kalo ada banyak atau masih baru pertama gini.